Pengertian Matriks, Macam-macam Matriks, Operasi Matriks dan Contoh soalnya
Pengertian Matriks
Matriks merupakan susunan sekelompok bilangan didalam suatu jajaran yang berbentuk persegi panjang dan diatur berdasarkan baris dan kolom yang kemudian diletakkan antara 2 tanda kurung. Tanda kurung yang dipakai untuk mengapit susunan anggota matriks tersebut bisa berupa tanda kurung biasa atau kurung siku. Bilangan pada matriks disebut elemen atau unsur matriks.
Kumpulan elemen atau unsur yang tersusun secara horizontal disebut baris, sementara kumpulan elemen atau unsur yang tersusun secara vertikal disebut dengan kolom. Matriks yang memiliki m baris dan n kolom disebut dengan matriks m x ndan disebut sebagai matriks yang memiliki orde m x n. Selain itu, penulisan matriks menggunakan huruf kapital dan tebal.
Jenis - Jenis Matriks :
1. Transpos Matriks
Matriks transpos ialah matriks yang menukar baris menjadi kolom dan kolom menjadi baris. Matriks transpos biasa dilambangkan dengan t. Contohnya matriks A berikut :
2. Matriks Simetri
Matriks simetri ialah suatu matriks dimana matriks transposnya memiliki unsur elemen yang sama. Contohnya sebagai berikut :
3. Matriks Persegi
Matriks persegi ialah suatu matriks yang memiliki ordo sama. Contohnya matriks A ordo 2x2 dan B ordo 3x3 berikut :
4. Matriks Segitiga Atas dan Bawah
Matriks segitiga atas ialah matriks dimana unsur atau elemen dibawah diagonal utamanya bernilai 0. Contohnya sebagai berikut :
Sedangkan matriks segitiga bawah merupakan kebalikan dari matrik atas dimana, diatas diagonal utamanya selalu bernilai 0. Contohnya sebagai berikut :
5. Matriks Diagonal
Matriks diagonal ialah matriks dimana unsur selain diagonal utamanya bernilai 0. Contohnya sebagai berikut :
6. Matriks Identitas
Matriks identitas ialah matriks yang diagonal utamanya selalu bernilai 1. Contohnya sebagai berikut :
Operasi Pada Matriks :
1. Penjumlahan Matriks
Syarat pada penjumlahan matriks ialah harus memiliki ordo yang sama, dan menambahkan pada posisi atau letak yang sama. Contohnya sebagai berikut :
2. Pengurangan Matriks
Syarat pada pengurangan matriks juga sama dengan penjumlahan. Misal matriks C adalah pengurangan matriks A dan B, perlu kita ketahui bahwa matriks pengurangan ialah sama dengan penambahan Matriks A dengan perkalian skalar -1 dengan matriks B.
"C=A-B" sama dengan "C = A+ [-1] B"
Contoh pengurangan matriks sebagai berikut :
3. Perkalian matriks dengan skalar
Pada perkalian matriks dengan skalar caranya yaitu mengalikan nilai skalar dengan semua letak matriks. Contohnya sebagai berikut :
4. Perkalian matriks dengan matriks
Syarat pada perkalian matriks ialah jumlah kolom pada matriks pertama sama dengan jumlah baris pada matriks kedua. Contohnya sebagai berikut perkalian A2x3 dan 3x3 :
Contoh Soal Matriks Beserta Pembahasannya
Contoh Soal 1
Diketahui A = , B = , C = , Tentukan :
A + B :
A + C :
Penyelesaian :
A + B = =
A + C = tidak dapat dijumlah karena ordonya tidak sama.
Contoh Soal 2
Jika A = dan B = adalah =….
Penyelesaian :
B – A = –
B – A = =
Sifat dari penjumlahan dan pengurangan sebuah matriks yaitu :
A + B = B + A
(A + B) + C = A + (B + C)
A – B ≠ B – A
Contoh Soal 3
Jika matriks dan saling invers, tentukan nilai x !
Penyelesaian :
Diketahui bahwa kedua matriks diatas tersebut saling invers, maka berlaku syarat AA-1 = A-1A = I.
Maka :
Sehingga pada elemen baris ke-1 pada kolom ke-1 memiliki persamaan yaitu :
9(x -1) – 7x = 1
9x – 9 – 7x = 1
2x = 10
x = 5
Jadi, nilai x adalah = 5
Contoh Soal 4
Diketahui A = , Tentukan nilai 3A !
Penyelesaian :
3A = 3
3A =
Jadi, nillai 3A adalah =
Contoh Soal 5
Tentukan nilai x, y, dan z berikut ini, jika :
Penyelesaian :
Maka : z = 1 ………………………………….……..(1) –2y – 4x = –10 y + 2x = 5
Tidak ada komentar:
Posting Komentar